0
Home  ›  AD/ART & Identitas  ›  Tokoh & Alumni

Kunjungi Ketua OIAA Kalbar, FMPKB Mesir Matangkan Struktur Anggaran Dasar Organisasi

Foto bersama pimpinan Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Kalimantan Barat 


PONTIANAK / KAIRO – Langkah strategis diambil oleh Forum Mahasiswa dan Pelajar Kalimantan Barat (FMPKB) Mesir dalam memperkuat landasan organisasi. Baru-baru ini, pengurus FMPKB melakukan kunjungan silaturahmi kepada jajaran pimpinan Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Kalimantan Barat.

Pertemuan hangat ini dihadiri langsung oleh Ketua FMPKB, Thareque, didampingi oleh Ustadz Dzakir. Kehadiran mereka disambut langsung oleh tokoh-tokoh kunci OIAA Kalbar, yakni Ustadz Dr. Udi Yuliarto, Lc., M.A. selaku Ketua OIAA Kalbar, dan Ustadz H. Hepni Putra, Lc., M.Ag. selaku Sekjen OIAA Kalbar.

Pembahasan Konstitusi Organisasi

Fokus utama dalam pertemuan ini adalah penyampaian draf Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FMPKB. Draf tersebut merupakan hasil kerja keras tim formatur yang telah disusun secara saksama sebelum nantinya disahkan secara resmi.

Dalam struktur yang direncanakan, OIAA Provinsi Kalimantan Barat akan mengambil peran sentral sebagai Pengawas dan Pembina. Hal ini bertujuan agar setiap langkah dan program kerja FMPKB Mesir tetap selaras dengan nilai-nilai kealmamateran Al-Azhar serta memberikan dampak nyata bagi daerah.

Apresiasi dan Harapan Masa Depan

Pihak OIAA menyambut baik inisiatif dan semangat para mahasiswa. Ustadz Dr. Udi Yuliarto menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi para "Masisir" (Mahasiswa Indonesia di Mesir) asal Kalimantan Barat yang tetap memikirkan kontribusi organisasi di tengah kesibukan menuntut ilmu.

"Kami selalu memberikan apresiasi tinggi bagi teman-teman mahasiswa. Harapannya, sinergi ini tidak hanya berhenti di tingkat organisasi, tapi berlanjut pada kerjasama dakwah dan pengabdian nyata ketika teman-teman kembali ke tanah air nanti," ujar pihak OIAA.

Pertemuan ini menjadi sinyal positif bagi persatuan mahasiswa Kalimantan Barat di luar negeri, sekaligus memastikan bahwa regenerasi pendakwah dan intelektual di Kalimantan Barat memiliki wadah yang solid dan terbimbing.


Posting Komentar
Postingan Lebih Baru
Postingan Terbaru
Additional JS